<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: HART</title>
	<atom:link href="http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/</link>
	<description>A Professional Community of Automation and Instrumentation</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 09:44:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: novakurniawan</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-338</link>
		<dc:creator>novakurniawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 02:52:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-338</guid>
		<description>Pengertian Hybrid is the combination of two or more different things, aimed at achieving a particular objective or goal (wikipedia). Jadi istilah itu menurut saya adalah merefer kepada penggunaan digital yang ditumpuk di signal analog.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pengertian Hybrid is the combination of two or more different things, aimed at achieving a particular objective or goal (wikipedia). Jadi istilah itu menurut saya adalah merefer kepada penggunaan digital yang ditumpuk di signal analog.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eric</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-337</link>
		<dc:creator>Eric</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 02:02:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-337</guid>
		<description>mas nova,
saya ada sedikit pertanyaan, masalah &quot;HART merupakan teknology hybrid yang menjadi transisi antara teknologi konvensional analog dengan teknologi Fieldbus&quot;, itu hybrid di bagian apanya ya mas?? apa masalah penggabungan digital dan analog saja??(HART itu hanya menumpangkan komunikasi digital pada signal analognya)

mohon penjelasannya mas.
Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas nova,<br />
saya ada sedikit pertanyaan, masalah &#8220;HART merupakan teknology hybrid yang menjadi transisi antara teknologi konvensional analog dengan teknologi Fieldbus&#8221;, itu hybrid di bagian apanya ya mas?? apa masalah penggabungan digital dan analog saja??(HART itu hanya menumpangkan komunikasi digital pada signal analognya)</p>
<p>mohon penjelasannya mas.<br />
Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: novakurniawan</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-283</link>
		<dc:creator>novakurniawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 09:47:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-283</guid>
		<description>Saya punya artikel tentang HART dan FF di blog ini, mungkin di sana bisa dibaca dulu. Bedanya yang dapat saya identifikasi adalah:
1. HART adalah protokol komunikasi, FF adalah komunikasi &amp; kontroller.
2. HART menggunakan digital &amp; analog, FF komunikasinya digital aja.
3. HART controllernya di host-nya (DCS), FF function block kontrolnya bs dieksekusi di device.
4. HART masih menggunakan one device-one I/O, FF dapat many devices-one I/O.
5. HART mengenal penggunaan multipair cable, FF dimana-mana cukup single twisted pair.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya punya artikel tentang HART dan FF di blog ini, mungkin di sana bisa dibaca dulu. Bedanya yang dapat saya identifikasi adalah:<br />
1. HART adalah protokol komunikasi, FF adalah komunikasi &amp; kontroller.<br />
2. HART menggunakan digital &amp; analog, FF komunikasinya digital aja.<br />
3. HART controllernya di host-nya (DCS), FF function block kontrolnya bs dieksekusi di device.<br />
4. HART masih menggunakan one device-one I/O, FF dapat many devices-one I/O.<br />
5. HART mengenal penggunaan multipair cable, FF dimana-mana cukup single twisted pair.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Moza</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-282</link>
		<dc:creator>Moza</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 08:54:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-282</guid>
		<description>Saya bukan orang teknik. Mau tau apa beda HART dengan Fieldbus Foundation?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya bukan orang teknik. Mau tau apa beda HART dengan Fieldbus Foundation?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: novakurniawan</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-131</link>
		<dc:creator>novakurniawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 05:00:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-131</guid>
		<description>Pertanyaan 1) saya bahas di Temperature Instrument.
Pertanyaan 2).
Yang perlu dicatat adalah bahwa respon temperature dalam suatu loop adalah lambat. Perubahan temperature tidak akan bisa secepat perubahan flow ataupu perubahan pressure. Kalau yang diminta adalah mempercepat respon, mainin aja di PID-nya gedein parameter Gain-nya. Tapi kalo PV-nya adalah temperature sedangkan yang dicontrol adalah aliran masuknya fluida, bisa aja rubah loop controlnya jadi cascade atau feedforward supaya bs ngejar kalo terjadi gangguan. Gangguan itu biasa terjadi karena misal fluida yang hendak dipanasin atau sebaliknya yang hendak didinginkan flow-nya enggak stabil/berubah cepet maka tentu saja susah mendapatkan kestabilan temperature. Control valve-nya harus mengejar dengan cepat utk menyesuaikan aliran fluida yang tidak stabil yang hendak bertukar kalor.

Merubah range transmitter itu mudah saja kok. Kalo masih susah sebaiknya baca manualnya lagi.

Kalo yang dimaksud range adalah nilai maximum overshoot simpangan dari temperatur yang hendak dikontrol serta ripple-nya agar tidak terlalu lebar ya saya berpendapat seperti penjelasan diatas, dimainin di sistem kontrolnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan 1) saya bahas di Temperature Instrument.<br />
Pertanyaan 2).<br />
Yang perlu dicatat adalah bahwa respon temperature dalam suatu loop adalah lambat. Perubahan temperature tidak akan bisa secepat perubahan flow ataupu perubahan pressure. Kalau yang diminta adalah mempercepat respon, mainin aja di PID-nya gedein parameter Gain-nya. Tapi kalo PV-nya adalah temperature sedangkan yang dicontrol adalah aliran masuknya fluida, bisa aja rubah loop controlnya jadi cascade atau feedforward supaya bs ngejar kalo terjadi gangguan. Gangguan itu biasa terjadi karena misal fluida yang hendak dipanasin atau sebaliknya yang hendak didinginkan flow-nya enggak stabil/berubah cepet maka tentu saja susah mendapatkan kestabilan temperature. Control valve-nya harus mengejar dengan cepat utk menyesuaikan aliran fluida yang tidak stabil yang hendak bertukar kalor.</p>
<p>Merubah range transmitter itu mudah saja kok. Kalo masih susah sebaiknya baca manualnya lagi.</p>
<p>Kalo yang dimaksud range adalah nilai maximum overshoot simpangan dari temperatur yang hendak dikontrol serta ripple-nya agar tidak terlalu lebar ya saya berpendapat seperti penjelasan diatas, dimainin di sistem kontrolnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andy</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-128</link>
		<dc:creator>Andy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 09:00:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-128</guid>
		<description>1. Trus apa bedanya antara thermocouple dgn RTD..?
Knpa RTD tuh ada 2 wire, 3 wire dan 4 wire..?
atau cm berbeda di tahanannya saja kah..?
2. Ada gak Temperatur Control yg punya respon cepat utk mengatur TCV? krn saya mau mengatur temp di Glycol Reboiler agar range temp nya gak begitu jauh. (yg saya punya range nya 391 - 401 F). saya pgen buat biar jd 395 - 400 F saja) tp koq susah bgt yah..

thank mas...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. Trus apa bedanya antara thermocouple dgn RTD..?<br />
Knpa RTD tuh ada 2 wire, 3 wire dan 4 wire..?<br />
atau cm berbeda di tahanannya saja kah..?<br />
2. Ada gak Temperatur Control yg punya respon cepat utk mengatur TCV? krn saya mau mengatur temp di Glycol Reboiler agar range temp nya gak begitu jauh. (yg saya punya range nya 391 &#8211; 401 F). saya pgen buat biar jd 395 &#8211; 400 F saja) tp koq susah bgt yah..</p>
<p>thank mas&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: novakurniawan</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-125</link>
		<dc:creator>novakurniawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:11:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-125</guid>
		<description>Mas Andy,

Terus terang saya tidak punya referensi yang secara khusus membahas ttg SMART is (?) Tetapi dari penggabungan dari berbagai artikel, terminologi SMART digunakan untuk menyebut transmitter yang sudah memiliki bidirectional communication. Sudah lebih pinter sedikit dibanding teknologi konvensional murni 4-20 mA satu arah. Bidirectional maksudnya adalah komunikasi dua arah sebagaimana HART dan Fieldbus. Jadi HART adalah termasuk SMART. HART adalah product protocol (dr organisasi) sedangkan SMART adalah penggolongan teknologi. Ada istilah protocol yang lain yaitu BRAIN yang juga termasuk (menurut saya) adalah mengaplikasikan SMART transmitter technology.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Andy,</p>
<p>Terus terang saya tidak punya referensi yang secara khusus membahas ttg SMART is (?) Tetapi dari penggabungan dari berbagai artikel, terminologi SMART digunakan untuk menyebut transmitter yang sudah memiliki bidirectional communication. Sudah lebih pinter sedikit dibanding teknologi konvensional murni 4-20 mA satu arah. Bidirectional maksudnya adalah komunikasi dua arah sebagaimana HART dan Fieldbus. Jadi HART adalah termasuk SMART. HART adalah product protocol (dr organisasi) sedangkan SMART adalah penggolongan teknologi. Ada istilah protocol yang lain yaitu BRAIN yang juga termasuk (menurut saya) adalah mengaplikasikan SMART transmitter technology.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Novriandy D</title>
		<link>http://novakurniawan.wordpress.com/2008/05/04/hart/#comment-122</link>
		<dc:creator>Novriandy D</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 01:23:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://novakurniawan.wordpress.com/?p=34#comment-122</guid>
		<description>Mas,
Apa bedanya teknologi HART dengan SMART pada transmitter..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas,<br />
Apa bedanya teknologi HART dengan SMART pada transmitter..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
