Ada sebuah pertanyaan di blok sebelah di artikel yang saya tulis tentang bagaimana menggunakan HART 375 communicator. Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan bagaimana cara menggunakan Handphone atau PDA. Artinya siapapun dia kalau sering memegang dan menggunakan pasti bisa. Ia menjadi sulit untuk dibayangkan ketika tidak pernah dipegang dan dicoba.
Dari namanya saja communicator maka fungsi utama dari HART 375 Communicator adalah untuk berkomunikasi dengan instrument berbasis HART protocol. Apa yang diunggulkan HART protocol? yaitu bidirectional communication. Sehingga HART communicator ini dapat menerima dan memberikan informasi kepada HART instrument.
Fungsi-fungsi penting dari HART 375 communicator yang sering saya liat adalah:
1. Memberikan detail identifikasi dari instrument yang sedang dievaluasi. Identifikasi itu meliputi tipe instrument, sensor type, model no, dll.
2. Dapat memberi nama / tagging atau merubah untuk setiap HART instrument.
3. Dapat melakukan diagnostic abnormality dari setiap HART instrument. (Sensor Malfunction, Transducer Malfunction, dll)
4. Dapat melakukan adjustment untuk URV (Upper Range Value), LRV (Lower Range Value).
5. Dapat memonitor nilai Process Variable dan nilai signal mA.
6. Dapat digunakan untuk me-reset dan men-setup reading value selama kalibrasi.
7. Dapat digunakan untuk memberikan perintah Auto-Manual Calibration untuk control valve.
8. Dapat digunakan untuk menentukan Equal Percentage, Linear, dan Quick Opening dari Control Valve.
9. Dapat digunakan untuk mensetting type sensor. Kejadian yang sering ditemui adalah pada temperatur transmitter ketika sensor thermocouple disetting sebagai RTD maka nilai dari sensor yang dikirim tentu tidak akan terbaca secara benar oleh transmitter.
10. Dapat melakukan injeksi signal untuk simulasi.
Ada istilah yang cukup penting selama kalibrasi dengan 375 yaitu “in service” dan “out service”. In service artinya instrument terkoneksi ke loop, out service artinya tidak terkonek ke loop sehingga tidak dapat menerima perintah dari controller.
ZERO TRIM & D/A TRIM
Zero trim maksudnya adalah mengeset transmitter pada nilai bacaan INPUT ZERO. ZERO trim mengedjust input dari transmitter dengan menggunakan value standar exactly ZERO. Contoh untuk pressure transmitter tekanan zero adalah ketika isolate process dan mengkoneksi ke vent. Maka ketika ketika kondisi itulah dari Communicator 375 apply ZERO trim. Communicator 375 harus menunjukkan nilai ZERO.
D/A trim maksudnya adalah mengeset transmitter pada nilai OUTPUT signal 4-20 mA. Tidak diperlukan input dari process. D/A trim hanya gunakan multimeter untuk mengukur current 4-20 mA. Gunakan menu D/A trim pada Communicator 375 yang akan memerintahkan (Perintah Digital) transmitter untuk memproduce 4-20 mA (Output Analog). Multimeter anda sebagai kalibrator yang akan memvalidasi nilai current. Adjustment dapat dilakukan dari communicator apabila didapatkan nilai current tidak sama dengan yang diperintahkan oleh communicator melalui data digital.
Kenapa ada D/A converter? Ya itulah perbedaan antara teknologi analog konvensional dengan teknologi HART. HART memproses data dengan menggunakan microprocessor yang berarti proses digital tetapi harus mengirim data ke control room dalam bentuk signal analog. Oleh karena itu konversi dari digital ke analog harus benar-benar tervalidasi atau terkalibrasi.
Nova Kurniawan
Sarjana Teknik Fisika ITB, 2004, bekerja di J Ray McDermott, Batam
Filed under: Engineering
mas apa seh bedanya “zero trim” sm “D/A trim” di HART COMM 375 itu? trus gmn cara kerjanya?
Saya pernah pake HART COMM 375 utk komunikasi dgn transmitter merk ABB, tp ada beberapa fasilitas yg gak bs di pake contohnya mengubah satuan dr ‘ % ‘ ke ‘ psi ‘. apa harus pake HART Comm nya ABB ya?
klo gitu HART 375 yg gak flexible or ABB yg gak handal nih?
Zero trim – setelah calibrate pressure transmitter di workshop ada kemungkinan zero nya lari bila di pasang disite kerana kedudukan nya tinggi atau rendah daripada di w/skop. Gunakan zero trim untuk compensate/baiki keadaan ini. Buat last sekali sekira perlu.
Sensor trim – mustahak di buat pertama sekali. Dalam cable ada 2 signal – analog dan digital. Disini kita calibrate digital signal. Ada lah lebeh baik guna digital signal terus masuk kedalam computer (digital terminal input). Error kurang kerana tiada guna D/A converter.
D/A trim – untuk calibrate analog signal. Prosedure kedua sekira perlu.
Seharusnya semua manufacture yang sudah approve HART akan dapat berkomunikasi dengan Communicator 375. Namun kenyataannya banyak keluaran manufacture yang tidak dengan mudah dapat berkomunikasi untuk semua fiture HART. Bagusnya sih tanya vendor ABB, paling disuruh nambahin file di 375-nya, easy update.
Jawaban ttg trim masuk di artikel…
mohon maaf sebelumnya, saya bukan expert, cuman newbie saja, jadi mohon dikoreksi jika ada yg salah ya pak
@pak andy : beda zero trim dengan D/A trim :
zero trim : memberikan command ZERO kepada transmitter terhadap sensor (sensor calibration)
D/A trim : memberikan command kepada transmitter agar output nya tepat (4 – 20 MA). (output calibration)
ini memang jelas sangat berbeda, karena pada dasarnya transmitter mendapat input dari sensor dan transmitter mengeluarkan output berdasarkan input tersebut.
semoga membantu
@pak nova : saya sudah mencoba untuk mengupdate DD pada HART 375 pak, dan ternyata bisa kok komunikasi pada ABB, jika tidak di update memang fitur yang ada sangat terbatas, malah sebagian ilang
biasanya type seperti ini dikenal dengan mode GENERIC (kayak obat aja)
salam kenal
Pak Ciluuk.
Saya mau tanya nih, gmna cara update file HART 375 itu
agar saya bs komunikasi dgn ABB..?
di mana bisa calibrasi hart communicator,
tolong dibantu dunk, saya lokasi di duri, riau
sumatera
HART communicator bukan alat ukur tapi hanya alat komunikasi. Sehingga istilahnya seharusnya bukan kalibrasi tp lebih kepada validasi. Kalau mau melakukan validasi dikirim aja ke Rosemount di Singapore.
Pak Nova,
saya kalibrasi MVT (Multi Variable transmitter ) Manuf.Yokogawa pakai Hart comm. 375, dan muncul indikasi
analog output Fix setelah saya coba setiap menu untuk merubah supaya analog output tidak fix tapi belum dapet.
mohon pencerahannya.
terimakasih,
Bambangh
Waduh pak saya gak bisa bantu,…. Karena troublenya sendiri ttg “analog output fix” baru denger dari bapak. Pak Bambang dr VICO di Kaltim? Juni Ardi Irawan di VICO juga biasanya semangat kalo nyari trouble2, terutama berhubungan dengan software2 gitu. Kalo dah mentok nanya vendor, di email aja mereka pasti kooperatif.
Ada temen lain yang bisa bantu?
Pak Juni Ardi Irawan itu temen saya Pak, sama2 di Maintenance.
ok…deh…terimakasih.
Bpk-2x,
ada yang pernah nyoba nge-update 375 hart communicator melalui sd memory reader writer dari notebook.
terima kasih sebelumnya…..
Saya perlu alat tersebut, dan dimana kira-kira dimana mencari distributornya di Indonesia
@pak Nova, salam kenal dari saya, saya mo tanya saya punya DP. Transmiter merk Rosmount kondisinya sering berubah Zeronya, padahal setelah rekalibrasi output zeronya sudah 4mA tapi setelah beberapa minggu kemudian kembali ke 3.91mA lagi. untuk diketahui saya menggunakan Hart Com merk FLUKE 744 fungsinya gak beda jauh dgHart Com lain pada umumnya apa munkin karena tidak menggunakan hart com ex Rosmount sehingga demikian pak? mohon dibantu pencerahanya. Terimakasih