Pressure Calibration

Kalibrasi Pressure / Tekanan adalah aktivitas yang dilakukan untuk memastikan bahwa zero, span, accuracy dan linearity dari suatu pressure instrument sesuai dengan nilai pressure yang sebenarnya (standard). Accuracy ditentukan dengan cara membandingkan bacaan pressure instrument dengan test gauge standard untuk beberapa titik bacaan yang dapat dilakukan secara random. Linearity ditentukan dengan memberikan increasing dan decreasing pressure dan melihat respon dari pressure instrument tersebut apakah membentuk persamaan linear atau persamaan lengkung / polynomial. Jika tidak linear maka harus dilakukan adjustment. Zero adalah nilai pressure pada kondisi tanpa tekanan (1 atmosfer). Span adalah selisih nilai maximum sampai dengan nilai minimum. Sedangkan range adalah nilai minimum sampai maksimum. Continue reading

Advertisements

Commissioning of Instrumentation and Control System

Instrumentasi dan Kontrol pada dasarnya adalah ‘sekedar’ alat pelengkap untuk menunjang ketepatan pengukuran dan otomasi/pengontrolan sistem alat-alat listrik, mesin,  juga alat-alat proses pengolahan atau produksi secara online, riil time, dan reduce man power a.m.p. Jika anda membayangkan contoh berikut misalnya, sebuah oil refinery atau pengolahan minyak pada oil&gas downstream maka komponen utama yang akan terlihat di sana adalah kolom-kolom destilasi, pipa-pipa, cooler, dan vesel-vesel untuk separasi. Mana instrument and kontrolnya?. Instrumentasi hanyalah tempelan devices kecil-kecil di sekujur kolom destilasi, perpipaan, vessel, juga tank, dan lain-lain. Kontrol adalah seperangkat alat yang menerima informasi dan memberikan perintah kepada instrument. Fungsi kontrol adalah untuk melakukan otomasi / kontrol terhadap proses yang sedang berlangsung. Keberadaannya menjadi vital ketika akurasi hasil, continuity proses, juga safety process menjadi pertimbangan utama dalam industri proses.

Dapat dikatakan bahwa instrumentasi dan kontrol berkembang sebagai cabang ilmu tersendiri adalah baru saja pertengahan abad 20 setelah usai Perang Dunia ke-2. Sedangkan industri-industri sudah berkembang satu abad sebelumnya.

Continue reading

Loop Testing / Pre-commissioning

Definisi:

Loop adalah sistem yang terintegrasi untuk menggabungkan instrument field device (input) dari dan (output) ke lapangan dengan sistem control yang jejaringnya dihubungkan dengan wiring.

Open Loop adalah hubungan signal satu arah dari lapangan (input) ke sistem kontrol atau sebaliknya (output) dari sistem kontrol ke lapangan. Input dan output tidak mempunyai hubungan. Sehingga ketika action output ke lapangan yang merubah proses, tidak ada feedback yang diberikan ke loop. 

Closed Loop adalah siklus signal dari lapangan (input) ke sistem kontrol kemudian diolah dan menghasilkan signal output yang akan dikirimkan kembali ke final element di lapangan (output). Dan action dari final element itu akan berpengaruh pada input.

Single Loop adalah loop sederhana dapat berupa open loop atau closed loop sederhana.

Pre-Commissioning adalah aktivitas untuk memastikan bahwa setiap instrument input devices, sistem control, dan instrument final element dapat beroperasi sebagaimana control design untuk menunjang proses. Pre-commissioning dapat juga disebut function test untuk setiap loop.

Commissioning adalah aktivitas untuk membuat suatu sistem ‘LIVE’ dan beroperasi secara normal. Commissioning melibatkan multidisiplin dan multi loop. Instrument dan control sistem harus dapat berfungsi normal untuk mengontrol sistem multidisiplin (proses, electrical, mechanical) yang sedang berjalan dan juga menjaga safety protection systemnya dalam kondisi kritikal. Contoh: Instrument Air System, Separation System, Power Generation System, Heating Medium System, dll. Start-Up adalah aktivitas untuk menghidupkan semua sistem yang menunjang beroperasinya plant secara keseluruhan. Seluruh field device input, logic control, final element untuk berbagai sistem pada seluruh plant harus beroperasi dan terkontrol sempurna sebagaimana desain proses.Contoh: Start-Up semua system yang sudah pernah dicommissioning dengan sequence sesuai dengan requirement process or utility. Jadi pada dasarnya Pre-Commissioning untuk Instrument adalah Loop Check dan langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Continue reading