Tube & Fitting in EPC

Seorang fresh graduate yang memulai karier di lapangan fabrikasi oil & gas platform sebagai instrument engineer, maka normalnya akan bertemu dengan orang-orang yang memperkenalkan instrumentasi sebagai Tubing & Fitting. Bahkan ada kemungkinan pertanyaan dari sebagian orang (untuk mengetes) engineer tersebut nama-nama fitting dan ukurannya. Kalo engineer tersebut kesulitan menjawab maka dengan spontan akan terjadi pergunjingan, “masa instrument engineer gak tau fitting dan size-nya?”. Kebanyakan orang lapangan ber’eksperience’ tentang instrumentasi sebagai tubing & fitting, namuni belum tentu memiliki “basic knowledge’ tentang instrumentasi itu sebenarnya apa dan bagaimana?. Sering kali ditemukan orang yang ber’experience’ tentang instrumentasi beranggapan bahwa tubing untuk compressor lube oil, compressor vent line, adalah termasuk bidang ilmu instrumentasi. Tetapi jika meredefinisi kembali tentang scope disiplin instrumentasi sebenernya tubing untuk line-line itu tidak ada hubungannya dengan dunia instrumentasi. Karena telah terjadi salah kaprah antara bidang kerja dan bidang knowledge.

Kebutuhan tubing dan fitting untuk disiplin instrumentasi adalah wajar untuk impulse line dan instrument air supply, sebagaimana mechanical equipment membutuhkan tubing & fitting untuk sirkulasi lube oil ataupun vent line, juga piping membutuhkan tubing line untuk chemical injection. Jadi banyak disiplin secara knowledge membutuhkan tubing & fitting untuk line kebutuhan equipment mereka. Dari sini dapat disimpulkan tidak ada rumus yang dapat menyimpulkan bahwa tubing dan fitting adalah scope disiplin instrumentasi sebagaimana opini umum di yard.

Tubing

Adalah pipa yang berukuran lebih kecil atau sama dengan 1 inchi (OD). Ukurannya selalu berbasis Outside Diameter bukan Inside Diameter (Hose/selang sering menggunakan ukuran inside diameter). Semakin kecil diameter suatu tubing dengan thickness yang sama maka Maximum Allowable Working Pressure-nya semakin tinggi. Ukuran-ukuran ‘maut’ tubing yang banyak digunakan di dunia instrumentasi adalah 3/8″ dan 1/2″. Untuk valve-valve besar yang menggunakan accumulator maka ukuran 3/4″ juga digunakan. 1/4″ juga perlu untuk disediakan sebagai replacement kalau internal tube connection suatu valve atau equipment memerlukan penggantian. Material tubing yang digunakan untuk oil & gas service adalah stainless steel 316SS atau 317SS, untuk service sea water dugunakan Monel, untuk temporary service seperti by pass digunakan plastic tube. Untuk membengkokkan tubing stainless atau monel digunakan bender dengan ukuran yang sama dengan tubing tersebut. Untuk memotong tubing digunakan tube cutter. Untuk membersihkan dan menghaluskan bagian tubing yang baru dipotong digunakan tube reamer atau tube deburing tool. 1 Batang tubing yang ada dipasar normalnya dijual dengan panjang 20 feet atau sekitar 6 meter.

Fitting

Union adalah fitting yang menghubungkan dari tubing ke tubing. Untuk menghubungkan tiga tubing maka disebut Union-Tee. Untuk menghubungkan empat tubing maka disebut Union-Cross. Untuk menghubungkan tubing lebih besar ke tubing lebih kecil disebut Reducing-Union. Untuk menghubungkan 2 tubing tetapi melalui panel atau plate maka disebut Bulkhead Union. Ukuran union yang umumnya digunakan adalah mengikuti ukuran tubing yaitu 1/4″, 3/8″, 1/2″, dan 3/4″. Adakah union elbow? Sepertinya ada, tetapi common sense aja bahwa tubing dapat ditekuk / dibelokkan sehingga tidak memerlukan elbow.

Connector adalah fitting yang menghubungkan tubing ke suatu connection thread. Kalau connection threadnya adalah male maka disebut male connector, kalo female maka disebut female connector. Connection thread yang umum dipakai adalah NPT (Nominal Pipe Thread). Sebenarnya ada berbagai macam thread yang dipakai dalam project yang perlu dibahas di topik tersendiri. Jika connectionya mebentuk sudut maka disebut elbow connector. Ukuran dari connector untuk threadnya adalah umum dari 1/4″, 3/8″, sampai 1/2″ sedangkan untuk Nut (bagian yang terhubung ke tubing) adalah ukuran umum tubing yaitu 1/4″, 3/8″, 1/2″, dan 3/4″.

Nut adalah kepala fitting yang mencengkeram tubing. Di dalam nut terdapat front ferrule dan back ferrule sebagai bagian inti Nut yang mencengkeram erat tubing. Nut dan ferrulenya apabila sudah dikencangin di tubing maka akan jadi satu dengan tubing tidak bisa dilepas lagi. Kalau ingin dilepas maka tubingnya harus dipotong.

Adapter adalah fitting yang berfungsi untuk menyambung dari thread ke thread. Ada beberapa deviasi nama untuk adapter ini tergantung dari thread dan ke thread apa fitting ini digunakan. Coupling adalah adapter female thread ke female thread. Bushing adalah Male thread yang lebih besar ke female thread yang lebih kecil. Kalu Female thread lebih besar ke male thread lebih kecil maka disebut saja FNPT size” x MNPT size”. Begitu juga adapter male ke male disebut saja adapter dengan size” MNPT x size” MNPT, tapi jangan salah Nipple adalah juga Male thread x Male thread.

Plug/Cap sesuai namanya berfungsi untuk menutup suatu line atau thread. Lubang female thread harus ditutup dengan Male Thread Plug dan plug semacam ini disebut Pipe Plug. Kalau yang ditutup adalah line tubing maka disebut Tubing Cap. Dan juga kalau yang ditutup adalah suatu fitting dengan male thread sehingga yang diperlukan adalah blind nut maka fitting ini disebut fitting plug, berbentuk seperti nut tetapi blind.

Vent protector adalah fitting yang dipasang untuk melindungi vent pada solenoid valve, three way valve, ataupun instrument lain yang memerlukan venting.

Nova Kurniawan

Alumni Teknik Fisika ITB, sekarang bekerja di J Ray McDermott, Batam Base

4 Responses

  1. mas kalo di tambah gambar kayaknya tambah bagus, gambar sendiri aja pake autocad

  2. gak bs autocad nih….

  3. Aku baru belajar mengerti Tubing ,Connector , fiting,valve, coil, alat- alat sejenis yang berhubungan denga angin / pneumatic. Tuliasan anda sangat membantu saya mengerti. Ayo tulis lagi, Ilmu dapat gratis dari Tuhan. Mari berbagi. Termakasih Pak Nova

  4. Dear Pak, saya baru belajar mengerti Tubing ,Connector , fiting,valve, coil, alat- alat sejenis yang berhubungan denga angin / pneumatic. Tuliasan ini sangat membantu saya .Termakasih Pak Nova mungkin kalau ada gambarnya lebih membantu lagi bagi saya terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: