Jacket Upending Control System

Jacket Upending Control System is a method jacket self-upending applied during installation of offshore structural jacket. The offshore jacket platform is constructed on laying position on the ground. It is loaded out to big barge for transportation to the offshore location. The structural jacket will be launched on laying or horizontal position then sub-merged into sea water. It shall shall not sink. The structural shall float on the sea water. Using JUCS the structural jacket shall be slowly filled with water and release the air to make it up-end on vertical position. Slowly but sure the jacket will stand in vertical position by using jacket upending control system.

Kalau dunia instrumentasi Oil & Gas lebih akan banyak berbicara tentang Process Control System & Safety Instrumented System, maka mau tidak mau saya harus sedikit menoleh ke hal lain yang harus saya kerjakan tetapi masih berhubungan dengan Oil & Gas dan masih berhubungan dengan instrumentasi dan kontrol namun tidak berhubungan dengan proses. Dunia itu adalah Jacket Upending Control System yaitu suatu metode kontrol yang didesign dan diaplikasikan untuk mendirikan Jacket Offshore Platform yang automatic hydraulic operated. Kata-kata jacket bagi yang belum berkecimpung di dunia offshore akan terasosiasi kepada sesuatu yang menyelubungi. Padahal jacket adalah penopang dari suatu offshore platform.

Kenapa ini masih berhubungan dengan instrumentasi dan kontrol?

Karena sistem ini menggunakan pressure monitoring, valve operation, control panel, dan remote monitoring SCADA.

Jacket suatu Offshore Platform yang hendak didirikan di lepas pantai Australia memiliki total berat around 23.000 metrix tons. Lebih berat dari rata-rata CPP Deck yang pernah dibangun di kawasan Asia Pasifik ini. CPP Deck denganberat 16.000 ~ 17.000 tons saja tidak dipasang dengan menggunakan pengangkatan crane, lalu bagaimana dengan jacket yang lebih berat dr deck-deck tersebut?

Skenario yang ingin dilakukan adalah dengan mengapungkan jacket tersebu ketika sampai di lokasi dimana jacket tersebut hendak didirikan. Ketika sudah tepat maka jacket tersebut harus diturunkan (ditenggelamkan). Pengapungan dilakukan dengan mengisikan udara disetiap leg yang dibikin per kompartemen serta tambahan buoyancy tank. Dengan pengisian udara sebesar 8 Psi menurut perhitungan orang-orang structure jacket tersebut sudah dapat mengapung. Sehingga kompartemen-kompartemen dalam jacket dan buoyancy tank tersebut harus kedap air. Monitoring pressure di dalam jacket dilakukan dengan instrument yang di monitor di OCS dan ditransmit melalui radio dengan SCADA system sehingga dapat dimonitor dari accomadation barge selama transportasi dan installasi.

Nah bagaimana menenggelamkannya?

Pada setiap kompartemen diberikan on-off valve untuk flooding dan venting. Flooding valve maksudnya adalah valve untuk membanjiri atau memasukkan air, venting valve maksudnya adalah untuk mengeluarkan udara. Flooding dan venting valve tersebut dikendalikan oleh suatu control panel yang disebut sebagai Upend Control Centre. Selain untuk mengontrol valve-valve tersebut, UCC berfungsi juga untuk memonitor pressure yang ada di setiap kompartemen. UCC bekerja dengan system hydraulic yang akan menstroke valve untuk membuka atau menutup. Sequence-nya tentu saja harus kompartemen yang paling bawah dulu yang harus dibanjiri oleh air laut kemudian naik ke kompartmen atasnya sampai ke level permukaan air laut.

Process instalasi jacket platform semakin ke depan seharusnya semakin mengandalkan automation system untuk memperingan dan mempermudah installasi. Namun bagaimanapun juga fabrikasi jacket dengan Upending Control System merupakan yang pertama kali dilakukan di fabrication yard kami. Dan Jacket untuk Woodside North Rankin B ini ketika di load out nanti adalah The Biggest Jacket Ever Built in Asia Pacific.

Berikut adalah contoh Jacket Upending di youtube: http://www.youtube.com/watch?v=EewtDT7xQ9M

Nova Kurniawan

Sarjana Teknik Fisika ITB 2004, Mechanical Completion & Commissioning Engineer, J Ray McDermott

One Response

  1. wah menarik sekali postingnya Mas….
    Sayangnya saya ga paham tentang elektroniknya Mas…

    Saya kebetulan kuliah di ocean engineering….

    kapan-kapan posting mengenai up-ending dari segi hidrodinamiknya Mas….!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: