Basic of Flushing; Engineering Point of View

Have you heard a very famous word in fabrication yard during tube or pipe completion activity? The word is “Flushing”. This is the word that everybody knows what kind of activity is. “It is just like eating peanuts” perhaps somebody said. Clean it and blow it for few minutes and finish. I just want to discuss about flushing activity on engineering point of view. Don’t you know that proper flushing activity requires turbulent flow? What is turbulent flow and How to get turbulent flow? Let’s discuss it.

Tujuan utama dari flushing adalah untuk membersihkan tubing, terutama hydraulic line, dari kontaminasai partikel padat yang tertinggal di dalamnya. Debu dan serbuk besi sisa pemotongan adalah tersangka utama yang mungkin tertinggal di dalam hydraulic line. Pada artikel terdahulu telah dibahas tentang aktivitas cleaning yang disebut juga flushing dengan mengalirkan oli ke dalam sistem dan oli keluar dari sistem diukur ada berapa banyak solid contaminentnya. Solid contaminent dapat dilihat oleh mata telanjang ketika lebih besar dari 40 mikrometer, padahal partikel sebesar 3 – 25 mikrometer pun apabila tertinggal di dalam sistem akan secara signifikan mempengaruhi performa hydraulic system. Untuk memastikan bahwa partikel padat dari 3 mikrometer sampai lebih besar dari 40 mikrometer keluar dari hydraulic line maka flushing di dalam tubing harus dilakukan dengan turbulent stream.

Turbulent stream dipengaruhi oleh kecepatan fluida, viscosity fluida, dan internal diameter dari line yang dilalui. Bilangan yang dipakai untuk menjadi penanda turbulent flow adalah bilangan Reynold (Nr). Mekanika Fluida tingkat dasar mengatakan bahwa batas aliran fluida menjadi turbulent adalah ketika bilangan Reynoldnya (Nr) nya mencapai 3000 (some says 4000) dan selebihnya. Nr antara 2000 – 3000 disebut sebagai transisi atau zona kritikal. Nr dibawah 2000 disebut sebagai aliran fluida laminar.

Reynold Number, Nr = (Fluid Velocity . Line Internal Diameter) / (Fluid Kinematic Viscosity)

Syarat minimum flushing adalah minimal memiliki bilangan Reynold (Nr) 3000 (more 4000 better). Dengan menggunakan persamaan di atas kecepatan fluida minimum yang dibutuhkan akan diketahui. Dengan kecepatan dan area yang dilalui akan diketahui flowrate, gpm pompa yang dibutuhkan untuk flushing.

Jika tubingnya memiliki bending atau banyak belokan maka bilangan Reynod (Nr) yang direkomendasikan setidaknya adalah 25000. Dengan cara yang sama akan diketahui berapa kebutuhan gpm dari pompa yang dibutuhkan. Kalau lebih seharusnya lebih bagus, karena semua partikel sekecil apapun akan ikut tergilas oleh flow selama flushing.

Fluida hasil flushing kemudian diwadahi di tempat bersih / steril. Kemudian particle counter / analyzer (please check artikel sebelumnya) digunakan untuk menghitung berapa jumlah partikel dalam 100 ml fluida atau oil tersebut. Hasilnya kita cocokkan dengan standard cleaning yang ada seperti NAS, ISO, dan BS.

Ini adalah engineering point of view. Practically and normally kita bekerja menggunakan “biasanya” and “dulu-dulu”. Ada tambahan dan kritik dipersilahkan.

Nova Kurniawan

I was graduated from Engineering Physics ITB Bandung, I am working at J Ray McDermott Indonesia

9 Responses

  1. pa nova, Nice article from Engineering view, tapi sy orang lapangan dan sedikit ada pertanyaan:
    1. dimana saya bisa dapat gambaran standard hasil flushing yang baik menggunakan jika menggunakan Hydraulic Oil atau Water?
    2. Yang biasa ditanyakan, adalah NAS berapa untuk oil flushing? saya ga ngerti yang ini…

    Biasanya di platform, kita punya 3 jenis tubing dilihat dari penggunaannya:
    – Process line untuk transmitter line /chemical line
    – Hydraulic line untuk wellhead valve line
    – Pneumatic line untuk Utility / Instrumentation air supply

    3. apa ada standard khusus untuk flush ke 3 line diatas.

    Thanks for the answer…

    • P.Eko & P.Nova,
      saya ikut nimbrung ya..semoga membantu,
      1. Hasil flushing hyd oil ditentukan oleh OEM, misal NAS 4, hasil ini didapat dengan menggunakan oil analyzer particle counter ( jumlah partikel per 1 ml oil ) dan dapat juga dilihat dengan microscope jika anda memiliki tool namanya patch test. ( saya bisa kirimkan kalo ada email address )
      2. Hasil oil flushing dapat ditentukan dalam parameter cleanliness level ( tingkat kebersihan ) antara lain :
      ISO 4406 ( kebanyakan di USA ), NAS ( kebanyakan di EU ), ada lain SAE, sedangkan tingkat kebersihan pada oil flushing tergantung pada critical component, Hyd oil biasanya NAS 4 dan Lube oil biasanya NAS 6.
      3. Untuk Process line and pneumatic line tidak menggunakan NAS, karena flushingnya menggunakan chemical, setahu saya parameter testnya adalah ASTM E221 ( kalo ga salah ).
      Demikian semoga membantu..thx

    • Pak,,,saya mau tanya,,,,,
      kira2,,bagaimana cara flusing yang bagus,,,,untuk alat berat,,,
      karena di Unit Excavator yang sangat komolek,,,dalam artian Unit ini memeiliki Control Valve,,dgn banyak port,,, karna port2 tsb sebagai sumber penggerak Atatchement Unit,,, cara flusing yg bagus gimana ya,,, trims atas perhatiannya,,,
      salam,,

      • Pak Agung,

        Kalau boleh tau selama ini SOP flushing yang telah Bapak lakukan seperti apa ? siapa tau justru yang telah bapak lakukan itu sudah bagus..he..he..
        Dan Apa parameter bahwa proses flushing telah tercapai?
        Apakah bapak bekerja di bidang mining, saya punya artikel tentang flushing heavy equipment yang mungkin bisa membantu Bapak. dan mungkin saya bisa bantu share pengalaman flushing di PAMA KIDECO,KPC,ADARO.
        bapak bisa kirim email ke bennymatriksa@yahoo.com, nanti saya balas.

  2. Pak Benny, saya tertarik dengan microscope yang namanya patch test. Boleh dong kirim katalog dan info harga kalo tidak keberatan ke novakurniawan@yahoo.com

  3. Pak benny, apa ada third party yang memiliki tools tersebut? bisa minta Contactnya jika ada.. dan thanks to share patch test info.

    eko_aji.nugroho@yahoo.com

  4. Pak Nova & Pak Eko,
    Maaf P.Nova lama ga akses ke website anda. Patch test adalah salah satu standard oil analysis yang diakui international dimana metode pengetesan adalah ISO 4407.dan saya bisa bekerja sama dengan bapak jika ada client bapak meminta untuk mengetes oli dengan metode patch test ( setahu saya turbine manufacturer SIEMENS sering meminta jika perusahaan EPC melakukan pre-commissioning ).
    utk patch test, segera saya kirimkan ke email Bapak.
    Untuk P.Eko, kebetulan saya menyediakan jasa patch test tersebut. bapak bisa hubungi saya di 0812 3252 576 ( Mohon maaf P.Nova, numpang promosi…:)

  5. Hi Nova,
    Artikel yang bagus…kebetulan kami mempunyai team flushing yang solid yang bisa membantu anda dan teman-teman anda apabila memerlukan bantuan flushing service sekaligus beserta onsite cleanliness monitoringnya.
    Kami ada beberapa experiences flushing hydraulic line seperti di Chevron Duri dan Mobil Cepu. Mungkin kita bisa bantu berkonsultasi mengenai topik ini.

    • pak bisa minta nomor handphonnya?sy lagi ada kerjaan oil flushing,aku mau minta bantuaan bapak tentang hal ini,tq

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: