The Marriage of IC & IT

The marriage of  IC & IT few decades ago was like thunder in the mid day (geledek di siang bolong). Who did fall in love in the first? IC loved IT first or IT loved IC when they met in control room for the first time. I believe IT loved IC first and want to get involved with her. Day by day IC saw that IT was serious for coloring her live with more and more sophisticated technology then IC felt she wanted to share her life together. IC is Instrumentation and Control and IT is Information Technology, they got married and deliver a baby which enhanced the integration of control system, database system, and information system.

Ketika saya bergerak memahami IC dari konsep-konsep sensor, pengukuran (instrumentasi), kontrol, kemudian dihadapkan pada komunikasi antar komputer maka seperti bertemu geledek di siang bolong. Lain halnya dengan mereka yang sudah terbiasa dengan komputer network, familiar dengan interface komunikasi dari PC ke PC, familiar dengan sistem database, familiar dengan internet, intranet, LAN, WAN, TCP/IP dan lain sejak kuliah maka bukan menjadi penghalang bagi mereka. Justru pernikahan ini menjadi bulan madu bagi mereka untuk lebih eksis di dunia instrumentasi dan kontrol.

Arsitektur integrated sistem kontrol dari RockwellAutomation dibawah ini menjadi gambaran bahwa dunia IC memang harus kawin dengan dunia IT:

 

Beberapa teman di EPCI berpendirian bahwa scope kerja seorang instrument engineer adalah dari lapangan sampai ke marshalling cabinet. Dengan kata lain mereka berpendapat bahwa tanggung jawab instrument engineer adalah hanya instrument yang dihubungkan oleh hardwire cable (Lo-Level Communication). Sedangkan komunikasi internal kontrol room, antar kontroller dengan digital communication merupakan tanggung jawab sistem engineer / PLC engineer / DCS engineer. Well, menurut saya instrument dan kontrol merupakan satu kesatuan. Instrument diperlukan untuk melakukan kegiatan monitoring dan pengontrolan. Jika pengetahuan tentang kontrol menjadi out of instrument engineer knowledge maka pemahaman holistik tentang dunia I&C akan susah untuk didapatkan.

Komunikasi antar kontroler (hi-level communication) pada IC system sepenuhnya mengaplikasikan information technology. Sebagai orang yang sama sekali tidak tahu tentang dunia IT, saya ingin mencoba belajar sambil menulis dari teori-teori yang paling dasar tentang komunikasi antar PC or controller berbasis komputer. Hal yang paling mendasar agar kontroler dapat berkomunikasi secara digital adalah protokol komunikasi. Protokol komunikasi adalah suatu set metode aturan untuk mengirim dan menerima data yang meliputi signaling method,  authentication, error detection yang dijalankan melalui suatu communication channel (wikipedia). Konsepsi tersebut secara fisik melahirkan, tipe kabel untuk komunikasi digital, tipe port (colokan) pada komputer/kontroler, komputer itu sendiri dan software untuk menerima/membaca/menampilkan  atau untuk dikirim menjadi signal. Protokol komunikasi yang paling tenar tentu saja adalah internet protocol. Sedangkan dunia industri melahirkan protokol-protokol komunikasi yang lain yang seringkali merupakan trade-mark dari suatu manufacture atau bisa pula merupakan open-protocol yang tidak dimiliki oleh satu manufacture saja tetapi dipakai bersama.

Ketika ingin belajar sistem kontrol dengan IT-nya interface maka konsern saya pertama kali adalah bagaimana merubah signal 4-20 mA (Lo-Level communication) di I/O module menjadi data digital yang bisa diolah oleh computer. Bagaimana proses digitasi 4-20 mA sehingga bisa dibaca controller / computer? Nah lo dimana referensinya? Harus mendalami dasar-dasar tentang sinyal dulu yang pengen belajar. Adakah ADC, Multiplexed dll? Apa bisa kerja jadi instrument engineer tanpa memahami itu? Menurut saya bisa-bisa aja, yang detail mikirin beginian kan orang-orang fabrikan di jepang, amerika, dan eropa.  Is it?

Setelah menjadi data digital, hendak diapakan data tersebut?. Untuk keperluan control system data tersebut dicall menjadi data input untuk kemudian diolah melalui suatu mathematic function block untuk dihitung kemudian dikirim ke module output untuk diubah kembali menjadi data analog. Untuk operator interface semua proses pada control system harus ditampilkan secara visual pada monitor.  Analogi yang kita pake  CPU di meja kita ditampilkan di monitor melalui komunikasi serial dengan port RS-232 . Nah, bagaimana dengan komunikasi system control cabinet dengan workstation or operator station?.

Yokogawa control system menghubungkan network antar control mereka melalui protocol komunikasi yang mereka sebut Vnet/IP. 

Saya pernah dapet masalah ketika Tugas Akhir pada waktu kuliah bahwa Vnet (dulu saya kenalnya VL-net, generasi sebelumnya kali?) tidak bisa dideteksi oleh software CS1000. Kirain ada driver khusus yang harus diinstall. Ternyata software CS1000 tak perlu driver2an tinggal ngeload saja. Memang deh untuk sistem-sistem kontrol begini gaptek bener deh.

Apalagi nama-nama system atau equipment dari RockwellAutomation  yang berikut, saya benar-benar asing dan cuman pernah liat dan mencium baunya waktu commissioning. Oh ya plus pernah mencet tombol and  nyalain circuit breakernya tentu saja.

Device Net (?)

ControlLogix (?)

MicroLogix (?)

Demikian juga nama-nama yang ada di dunia control system yang berinterface dengan IT. Saya tidak pernah sepenuhnya terjun atau bekerja atau mendalami dunia IT dari control system ini cuman sekedar pernah mencium baunya beberapa (tidak semua).

Ethernet TCP/IP (?)

Server (?)

Bridge (?)

Firewall (?)

OPC (?)

Radio Modem (?)

ControlNet (?)

Wah tampaknya saya harus bekerja pada perusahaan yang hands-on operate and troubleshoot semua system di atas agar bisa membuat deskripsi. Could anybody give me job on this topic please? Hehe Thanks.

Nova Kurniawan

An Engineer working at J Ray McDermott

5 Responses

  1. beberapa baunya juga pernah saya cium tanpa tahu isinya hehehe

  2. wah omz……. Nova, kalo inget ente jadi inget masa bahagia di Lab Sis-In pas si Omz…. lagi ngerjain TA

    sebenarnya untuk aplikasi kontrol sistem pake rockwell abdi juga belum banyak tau juga sih, tapi mungkin biar ada gambaran sedikit tentang istilah diatas, saya coba komen walaupun mungkin kurang lengkap.

    Device Net, Ethernet TCP/IP dan ControlNet

    Sebenarnya istilah diatas cuma protokol komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan/tukar menukar data antar controller dengan HMI/produk berbasis PC lainnya. Ethernet TCP/IP sebenarnya cuma kabel LAN yang sering kita gunakan di kampus, sedangkan dua yang lainnya dikembangkan oleh Rockwell sebagai protokol komunikasi khusus untuk pabrikan Rockwell maupun antara Rockwell dengan PLC merk lain (kalo gak salah baca, ControlNet itu khusus untuk protokol komunikasi antar produk PLC rockwell saja)

    ControlLogix = High End PLC dari Rockwell yang mempunyai karakteristik seperti DCS dan sudah terbukti dapat digunakan untuk mengontrol proses

    MicroLogix = Low End PLC dari Rockwell

    OPC = OLE Process Control, OLE = Object Linking Embedded, yaitu fasilitas interface yang dikembangkan oleh windows khusus untuk interface antar software dari vendor control yang berbeda – beda sehingga dapat saling berkomunkasi satu dengan lainnya. Contohnya, TA anak kampus, dimana memakai HYSYS sebagai virtual Plant yang dikoneksikan dengan DCS DeltaV dan Matlab untuk kalkulasi MPC nya

    Kalau yang lainnya lebih ke istilah – istilah di IT. Kalo ada kekurangan mohon di perbaiki mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: