Voting NooN; A Brief Story for Beginner

I wrote this novel because of question from an apprentice student working in the company where currently I am working. It’s all about how to read a Cause and Effect Matrix where a voting applied there. Hopefully it could help the rest of students who haven’t got about it before. For those who know already about this, please skip this page. She read  a typical cause & effect matrix as below:

Rangkuman dari pertanyaan yang relevan dengan pembahasan ini adalah: 

1. Kenapa ketika SDAH-01 sampai SDAH-05 aktive outputnya di FGS interface justeru saling bertolak belakang: ada confirmed fire >< uncorfirmed fire? Maksudnya confirmed dan unconfirmed apa?

2. Yang dimaksud Voting itu apa?

Cerita-ceritanya adalah sebagai berikut:

1. Kode V dan X pada matrix di atas digunakan untuk kondisi yang berbeda. V yang berarti voting berarti hanya berlaku untuk kondisi voting. Votingnya berapa? 2oo5 yang dibaca 2 out of 5 berarti V confirmed fire hanya terjadi jika minimal 2 detector activate. Sedangkan X adalah individual action activate yang memberikan aksi output di F&G sebagai Unconfirmed fire. Karena kalau yang activate hanya 1 atau individual sangat diragukan karena adanya fire. Bisa jadi penyebabnya karena fault. Sehingga alarm unconfirmed fire di F&G interface dan alarm di HMI sudah cukup.

2. Yang dimaksud voting adalah pengambilan suara seperti di DPR. Kalau diberikan opsi A atau opsi C dan yang menang adalah opsi C dengan 350 suara dari 550 anggota, maka voting akan menghasilkan output C jika inputnya 350 out of 550 anggota tercapai. Dituliskan sebagai 350oo550. Kalau dalam voting DPR setengahnya aja sudah cukup menghasilkan opsi C maka votingnya akan dituliskan 276oo550.

Nah, kalau bikin matrixnya seperti dibawah ini, seharusnya lebih mudah untuk dimengerti beginner. Kedua matrix di atas dan di bawah ini sama saja.

Jika 1 out of 5 activate aksinya unconfirmed fire dan alarm pada HMI. Jika 2 out of 5 activate makanya aksinya confirmed fire dan alarm pada HMI pula. Sepertinya lebih simple membaca matrix ini dibandingkan dengan matrix yang pertama di atas.

Nova Kurniawan

3 Responses

  1. Cause and Effect Matrix memang sangat esensial dalam safety instrumented system, emergency shutdown system, fire and gas system dan lain-lain. Terlebih yang melibatkan voting instrument/detector.

    Jadi, terima kasih buat Pak Nova yang telah membeberkan cara pembacaan C&E matrix (focus: voting).
    Karena untuk teknisi lapangan seperti saya, dari sinilah troubleshoot “logic solver” berawal…

    Salam,
    TeknisiInstrument
    http://teknisiinstrument.wordpress.com

  2. Terima kasih, Mas Nova rajin sekali membagi ilmu I&C di blognya.

    Mas Nova, saya mau tanya. Di diagram pertama, bagaimana kita bisa tahu kalau sudah 2 out of 5 SDAH aktif, XAH-01 tidak diaktifkan?

    Kalau saya tidak membaca penjelasan Mas, saya akan mengira XAH-01 akan menyala jika salah satu SDAH aktif. regardless of FAH-01.

    Apakah ada keterangan lain yang saya miss di diagramnya? Terima kasih.

  3. Bagaimana kita bisa tahu kalau 2 out of 5 SDAH aktif, XAH-01 tidak diaktifkan? Good question. Diagram pertama tidak menggambarkan ketika terjadi ‘V’ 2oo5 maka XAH-01 tidak aktif. Harus ditambahi note lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: