What does “Ignition” means in Electrical Gland Selection?

I am struggling to get the official difinition of “ignition” while learning IEC 60079-14. When I go through gland selection for flameproof enclosure then we will find chart for gland selection starting with question Does this enclosure containing internal source of ignition? What does ignition mean? Please help me:

-Does a junction boxes create ignitions?

-Does a transmitter create ignitions?

-Does a start-stop create ignitions?

-Does a lighting terminal create ignitions?

Searching on every source I have including from friends opinion, internet and a Handbook of Electrical Engineering for Practitioner in the Oil, Gas, and Petrochemical Industry Alan L. Sheldrake I shall make conclusion that “Ignition” means internal spark explosion inside enclosure during NORMAL running operation.

Ignition adalah percikan api yang timbul di dalam suatu enclosure pada NORMAL operasi. Dengan definisi tersebut maka alat listrik yang memang menimbukan percikan api pada operasinya secara normal contohnya adalah Push Button, Start-Stop, Switch, Relay, Breaker, dll adalah sumber ignition. Alat-alat tersebut memang dalam operasinya dianggap selalu mengeluarkan percikan api.

Sedangkan sebaliknya alat-alat yang dalam operasinya tidak menggunakan gerakan contact-open yang menyebabkan percikan api maka dipandang bukan alat yang berpotensi menimbulkan ignition contohnya: Junction Boxes yang hanya berisi terminal, Luminaire atau lampu yang berisi terminal dan komponen yang dalam operasinya tidak menimbulkan api, dan equipment yang lain. Kondisi TIDAK normal misalnya kabel putus, kabel kendor sehingga timbul SPARK tidak bisa dipandang sebagai ignition yang perlu dipertimbangkan.

Alat listrik yang dalam normal operasinya menimbulkan spark dan diletakkan dalam lingkungan hazard perlu dilindungi oleh enclosure yang kuat menahan spark yang disebut sebagai Ex’d’ Flameproof. Lingkungan hazard tersebut adalah Zone 1 yang artinya area yang terdapat gas intermittent pada normal operasi.

Alat listrik yang dalam normal operasinya TIDAK menimbulkan spark atau sparknya dihilangkan dengan teknologi tertentu dan diletakkan dalam lingkungan hazard Zone 1 cukup dilindungi oleh enclosure yang bertipe Ex’e’ Increased Safety. Jadi konsep Ex’e’ increased safety digunakan untuk enclosure yang circuit di dalamnya tidak menimbulkan ignition pada normal operasinya.

Nah, apa hubungan dengan pemilihan Cable Gland?

Pemilihan cable gland tergantung dari enclosure dimana gland tersebut hendak dicantolkan. Default pemilihan cable gland pada facilitas oil and gas adalah hazardous type gland, double seal compression, armour clamping apakah wire braid, steel armour, atau metal clad. Tipe yang lebih rendah dari default boleh digunakan untuk di kantor, ruang meeting, dll adalah industrial type biasa. Tipe yang lebih tinggi dari default adalah barrier gland dengan compound. Kapan barrier gland harus digunakan?

Kita kembali kepada alasan asal-muasal artikel ini saya tulis. Pertanyaan pertama untuk menentukan apakah penggunaan barrier gland diperlukan atau tidak adalah apakah di dalam enclosure terdapat ignition? Artinya enclosure yang digunakan bertipe Ex’d’ alias flame proof. Kalau enclosure yang digunakan adalah Ex’e’ karena memang betul-betul tidak terdapat ignition maka jawaban dari pertanyaanya adalah TIDAK maka hazardous double seal compression gland bisa digunakan, tidak perlu barrier gland. Jika enclosurenya Ex’d’ maka jawaban dari pertanyaan pertama apakah ada ignition adalah YA.

Jika YA maka dilanjutkan ke pertanyaan berikutnya: Apakah hazardous areanya pada golongan IIC? Jika YA maka langsung diputuskan menggunakan Barrier Gland. Jika jawabannya TIDAK (misalnya IIA) maka belum ada kesimpulan dan harus lanjut ke pertanyaan berikutnya.

Apakah enclosure berada pada Zone-1? Jika TIDAK maka hazardous double seal compression gland bisa digunakan, tidak perlu barrier gland. Jika YA belum ada keputusan harus dilanjutkan ke pertanyaan berikutnya.

Apakah volume enclosure lebih dari 2 liter? Kalau YA maka barrier gland perlu digunakan jika TIDAK maka hazardous double seal compression gland bisa digunakan.

Kasus:

Apakah Pressure Transmitter yang volumenya 500 cm^3 berada dekat wellhead dan masuk Zone-1 perlu Barrier Gland? Lihat enclosurenya yang seharusnya Ex’e’ sehingga otomatis tidak memerlukan Barrier Gland karena tidak terjadi ignition di dalam transmitter.

Apakah Local Control Station Motor yang volumenya 2500 cm^3 berada pada Zone-2 perlu Barrier Gland? Lihat enclosurenya seharusnya Ex’d’ berarti ada ignition, tetapi karena berada di Zone-2 berarti dia aman sehingga tidak memerlukan Barrier Gland.

Apakah Gas Detector di dalam Battery Room Zone-1 perlu Barrier Gland? Saya katakan tidak karena volumenya kurang dari 2 liter dan enclosurenya seharusnya bukan Ex’d’. What ignition do they have?

Batam, 05 May 2013

Nova Kurniawan

3 Responses

  1. mungkin begini nov ….
    ada device di dalam eclosure / JB yang bisa menghasilkan ignition walaupun kecil di dalam internal devicew tsb ..

  2. Jun, setelah beberapa hari nyari dr berbagai artikel artinya ignition adalah “spark yang timbul dalam enclosure ketika NORMAL operasi”. Kalau spark karena short circuit atau faulty itu bukan ignition, karena tidak normal. Jadi yang menimbulkan ignition pada normal operasi adalah Push Button, Circuit Breaker, Relay Boxes, Commutator. Sedangkan enclosure yang berisi terminal seperti pada equipment lighting, transmitter, junction boxes tidak bisa digolongkan sebagai ignition.

  3. Trimk’s Pak Nova,bagi-bagi ilmunya.tlng klo ada waktu dibahas tentang VIBRATION yg pd nempel dicompressor & turbin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: