Flame Retardant and Fire Resistance Test

I was just surprised when I reviewed a flame retardant and fire resistance FAT certificate of the cable I purchased I got certificate with the test date before we placed on Purchased Order. The cables PO was issued on April 2013, the FAT of the cables was held on March 2013. They did the FAT before we purchased. What a shame Indonesian Cable Manufacturer. However we consider it just only date type error then the vendor re-submit their flame retardant and fire resistance cable test certificate with understandable date on 1st of August 2013. The vendor was just simply change the date in a make sense time. Reviewed the new submitted certificate with a new ‘make sense’ FAT date drove me to see the type of cables have been tested. Shockingly the type of cables on the flame retardant and fire resistance test certificates are not the cables what we are being purchased. It’s totally different description, core & pair, and size between cables on the PO and the FAT certificates. It means the certificate is a fake certificate. They just grabbed it from old certificate and submitted to us  This a shame for me as Indonesian.

In the name of local content we purchased cables on the Eastern of Jakarta but they are trying to cheat us on the FAT report certificate that I totally doubt that they did it. I am an engineer, not QA /QC who should witness it. This cable manufacturer shall be totally black listed on the oil and gas industries. I could not mention the cable manufacturer name on this blog, but I could give you the name of the vendor through personal channel.

What is Flame Retardant Test and What is Fire Resistance Test in accordance to IEC? At least we get a knowledge for every case we are facing every day.

Kita sudah memiliki rule of thumb perbedaan penggunaan kabel flame retardant dan fire resistant di artikel blog saya sebelumnya topik instrument cable. Fire resistant kabel digunakan untuk kritikal safety instrument seperti fire & gas. Flame retardant kabel digunakan untuk non-kritikal atau normal monitoring atau regulatory kontrol BPCS atau PCS. Sedangkan kabel untuk process safety (ke transmitter Hi-Hi/Lo-Lo atau ke SDV) harus dipilah-pilah berdasarkan tingkat ke kritisannya. Contohnya SDV yang selalu fail safe (artinya kalau kabelnya terbakarpun SDV akan otomatis nutup dan safe) tidak terlalu perlu untuk diberikan fire resistant kabel. Meskipun di beberapa proyek yang saya kerjakan menggunakan fire resistant untuk kabel ke solenoidnya SDV. Flame Retardant menghambat propagasi api ketika terjadi kebakaran. Fire Resistant anti api dan tidak terbakar konduktornya karena terdapat lapisan yang namanya MGT (mica glass tape) yang konon tahan api (note: sampai batas suhu tertentu seharusnya. Karena kalau dibakar api neraka akan habis juga kayaknya ^_^)

Bagaimana membuktikan bahwa kabel instrument yang dibeli berrated flame retardant atau fire resistance? Harus dilakukan pengujian.

Pengujian fire resistance mengacu pada IEC60331. Ambil sepotong kabel sepanjang 1.2 meter, letakkan di atas burner dan alirkan arus pada kabel tersebut dengan memberikan tegangan sesuai dengan voltage rating kabel tersebut. Nyalakan api pada burner dan bakar kabel selama 3 jam dengan arus listrik yang mengalir pada kabel tersebut. Setelah 3 jam matikan api dan putuskan arus yang mengalir. Dan biarkan dingin selama 12 jam. Setelah 12 jam alirkan lagi arus listrik melalui kabel tersebut dan kabel tersebut harus tidak menunjukkan penurunan performance jika dibandingkan dengan sebelum dibakar.

Flame Retardant test dilakukan dengan membakar sekumpulan kabel pada posisi vertikal berdasarkan IEC-60332.  Maksimum propagasi kebakaran alias yang gosong yang diukur dari letak burnernya. Maksimumnya adalah 2.5 meter. Silahkan dibuka IEC-60332. Waktu saya untuk menulis semakin sempit.

Batam, 17 Mar 2014

Nova Kurniawan

Advertisements