Pressure Test Vs Leak Test

In Oil and Gas project ,Do you think both terminology is the same understanding or different? Why I do need to write this in my blog because I have been 13 years in the project and thought it was simple, it was never been a problem, but recently it became a problem. The problem starts from the specification of instrumentation that mentioned all instrument  tubing line need to be pressure tested / leak tested. The design guy who made or “copy paste” the spec from previous project was easily ignore that the marking “/” will create a problem during execution. Instrument people or society does not have standard for tubing. Tubing standard shall refer to ASME, it follows piping understanding. Instrument professional apparently does not have big concern about tubing or even have time to discuss about what is the different between pressure test or leak test for tubing.

Piping people define pressure test is a destruction test by means of water (hydro) at 1.5 design pressure or by mean of air (pneumatic) 1.1 design pressure. Why piping need to be pressure tested? Ketika pipa sudah selesai di buat di pabrik maka pabrik akan melakukan test untuk membuktikan bahwa material pipe mampu menahan tekanan di atas design pressurenya. Ketika pipa di fabrikasi (di potong, diweld/dilas, menjadi kombinasi baru) maka pressure test diperlukan untuk menguji bahwa sambungan sambungan baru yang dibuat pada saat fabrikasi mampu menahan tekanan diatas design pressurenya. Jadi fokus utama pressure test di pabrik adalah uji material dan fokus utama pressure test di fabrikasi adalah uji sambungan las-lasan. Las-lasan harus lebih kuat atau minimal sama kuat dengan material parentnya yang mau disambung. Hasil dari pressure test adalah bisa bagus seluruh, bisa pecah dari las-lasan, atau ada porosity di las-lasan sehingga ada bocor. Kesimpulannya dalam fasa fabrikasi dan konstruksi ketika pipa tidak ditemukan sambungan las-lasan maka tidak diperlukan pressure test. Pressure Test = Uji kekuatan las-lasan.

Sedangkan Leak Test lain Cerita. Orang piping memahami leak test sebagai menguji kebocoran pada sambungan yang berupa flange joint dan thread joints. Leak test tidak menguji kekuatan lagi tapi menguji “keketatan sambungan” yang dibuat dengan kunci baut dan ulir. Media yang digunakan harus berupa air/ nitrogen / helium. Tekanan yang digunakan dibawah design pressure. Beberapa proyek mensyaratkan pada nilai maximum operating pressurenya atau tepat dibawah setting PRV atau generally 90% design pressure. Bocornya dicari disambungan-sambungan flange dengan bubble atau helium detector. Jadi Leak Test = Nyari kebocoran sambungan flange atau ulir.

Kembali ke kasus instrument tubing ketika ada tubing dari taping point connection ke instrument connection perlu ditest apa?

Uji kekuatan material adalah urusan pabrik. Proyek konstruksi hanya menguji sambungan yang dibuat dalam fasa konstruksi.

Pressure Test? Kalau ada sambungan tubing yang dilakukan dengan pengelasan maka diperlukan pressure test. Kalau tidak ada pengelasan maka jangan dilakukan pressure test.

Leak Test? Apakah ada sambungan yang melibatkan ulir seperti union? kalau ada union maka diperlukan leak test. Leak test mengikuti cara piping pada maximum operating pressurenya atau 90% design pressure proses. Jadi kalau ada sambungan yang dibuat pake kunci / spanner / kunci inggris maka lakukan leak test.

Batam 5-May-2017

Nova Kurniawan

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: